Minggu, 17 Juli 2016

Source Management dalam Manajemen Rantai Pasok (1)

Source Management dalam Manajemen Rantai Pasok (1)
Oleh: Wibisono Adhi

Di dalam manajemen rantai pasok, pada umumnya perusahaan akan mengalokasikan budget untuk keperluan sumberdaya paling tidak untuk tigal hal yakni untuk kelompok barang dan jasa secara umum, IT dan telekomunikasi, dan energi. Keseluruhan sumberdaya ini akan digunakan untuk berbagai kepentigan diantaranya kegiatan marketing & sales, customer services & order fulfillment, forecasting planning & scheduling, purchasing & incoming logistic, Manufacturing & packaging, inventory management, hingga distribution & outbound logistic. Untuk memudahkan proses pengawasan dan pengendalian beberapa perusahan membagi fokus penyediaan sumberdaya rantai pasok menjadi tiga bagian yakni raw material, packaging, dan distribusi. Dalam hal ini asset yang dimiliki oleh perusahaan untuk menyedikan kebutuhan dalam rantai pasok tersebut adalah berupa modal (capital project) dan kegiatan operasional didalam pabrik. 

Di dalam source management keputusan antara membuat atau membeli merupakan salah satu fokus utama. Keputusan ini seringkali ditentukan berdasarkan dua faktor utama yakni tingkat kepentingan (strategic importance) dan kapabilitas internal. Keputusan ini dipetakan secara singkat sebagai berikut: 

1.    Jika tingkat kepentingannya tinggi dan kapabilitas internal perusahaan juga tinggi maka keputusan yang paling tepat adalah strategi in-house dan dengan menjadikan kegitan menghasilkan sumberdaya tersebut sebagai cost center dan profit center. (Terdapat keuntungan dalam menghasilkan sendiri sumberdaya tersebut dengan menjadikan kegitan tersbut sebagai salah satu key activities perusahaan)  

2.    Jika tingkat kepentingannya rendah namun kapabilitas perusahaan tinggi maka penyediaan sumberdaya tersebut dapat dijadikan sebagai spin-off dan juga sebagai profit center perusahaan. (Terdapat keuntungan dalam menghasilkan sendiri sumberdaya tersebut namun tidak menjadikan kegitan tersbut sebagai salah satu key activities perusahaan)  

3.    Jika tingkat kepentingannya rendah dan kapabilitas internal perusahaan juga rendah maka keputusan yang paling tepat adalah strategi outsourcing. 

4.    Jika tingkat kepentingannya tinggi namun kapabilitas perusahaan rendah maka strategi yang dapat diterapkan adalah penyediaan campuran seperti joint venture, Re-engineering, dan strategic alliance.

Strategi sourcing juga dipengaruhi oleh factor value dan risiko dari sumberdaya yang diupayakan. Perbedaan pada sifat sumberdaya yang akan menentukan strategi apayang perlu diupayakan oleh perusahaan. Berdasarkan kedua faktor tersebut strategi sourcing dapat dikelompokan sebagai berikut:

1.    Jika risiko tinggi dan value juga tinggi maka strategi yang paling sesuai adalah dengan strategic critical. Dalam hal ini perusahaan dapat membuat kerjasama dengan pihak lain untuk menghasilkan keuntungan kompetitif bersama. 

2.    Jika riskiko rendah dan value juga rendah maka strategi yang dapat diterapkan adalah dengan strategi recurring (berulang). Perusahaan dapat memantapkan sistem yang disederhanakan yang dievaluasi secara berulang seperti tahunan atau pada kondisi – kondisi tertentu. 

3.    Jika risiko tinggi namun valuenya rendah maka perusahaan perlu mewaspadai adanya potential show-stoppers. Hal ini dapat dilakukan dengan mengatur risiko pada rantai pasok atau juga dengan mengevaluasi secara berkala.

4.    Jika risiko rendah namun value tinggi maka perusahaan perlu menerapkan strategi leverage. Dengan adanya leverage, perusahaan dapat mengupayakan dampak finansial di dalam pasar yang kompetitif.   

Strategi yang diterapkan oleh sebuah perusahaan akan sangat menentukan kemampuan bersaing perusahaan tersebut. Di dalam penerapannya seringkali ditemui kendala dalam menentukan sifat sebuah sumberdaya, seperti dalam menilai apakah sebuah sumberdaya tersebut memiliki value yang yang cukup tinggi atau tidak. Seperti yang telah dibahas pada artikel “Pengantar Model SCOR”, dalam hal ini proses benchmarking menajdi sangat penting dalam memecahkan masalah yang serupa dan know-how experience sekali lagi menjadi hal yang perlu dimiliki oleh setiap penganbil keputusan strategis di dalam perusahaan.       


 


1 komentar:

  1. Top 10 casino games - DRMCD
    online 오래된 토토 사이트 slots and live dealer games at Slots of Vegas. Play blackjack, poker, slots, roulette, and live dealer games 군포 출장안마 at Slots of Vegas. 충청남도 출장샵 Slots of Vegas. 경산 출장샵 Play 강릉 출장샵 blackjack, poker, slots, roulette, and live

    BalasHapus